Langsung ke konten utama

SENYUM

Senyum...
Tidak mengeluarkan biaya, tetapi menciptakan banyak hal.
Memperkaya mereka yang menerima tanpa merugikan mereka yang memberi.
Senyum...
Hanya terjadi dalam sekejap, tetapi kesannya abadi.
Tak seorangpun begitu kayanya sehingga dapat hidup tanpa senyum.
Dan...
Tak seorangpun begitu miskin sehingga mereka tidak bisa lebih kaya dengan manfaatnya.
Senyum mengahasilkan kebahagiaan di rumah
Mengembangkan nama baik dalam bisnis, dan pengakuan dari teman-teman.
Senyum menentramkan mereka yang jenuh
Sinar terang bagi keputusasaan
Matahari bagi yang sedih
dan obat alamiah dan mujarab bagi mereka yang bermasalah
Namun demikian senyum tidak dapat diminta
Tidak dapat dibeli
Tidak dapat dipinjam
atau dicuri
karena senyum tidak berharga apa-apa bagi siapapun jika tidak diberikan
Dalam perjalanan hari, beberapa teman dan kenalan Anda mungkin terlalu lelah untuk memberikan senyum kepada Anda.
Berikan senyum Anda.
Tidak ada orang yang lebih membutuhkan senyuman dibanding mereka yang tidak memiliki apa-apa untuk diberikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEMBILAHAN JAMAN DULU

Soeharto Presidenku : "Presiden Yang Selalu Tersenyum dan Melambaikan Tangan"

Apakah Soeharto benar-benar tidak bisa dimaafkan atas segala dosanya? Apakah kita bangsa yang tidak beragama sehingga untuk memberi maaf kepada orang yang telah berperan besar dan berjasa dalam membangun Bangsa ini? Dimana rasa kemanusiaan kita? Soeharto Keep My President.

KUMPULAN KATA BIJAK ISLAM TENTANG UCAPAN & PERGAULAN

“Aku jamin rumah di dasar surga bagi yang menghindari berdebat sekalipun ia benar, dan aku jamin rumah di tengah surga bagi yang menghindari dusta walaupun dalam bercanda, aku jamin rumah di puncak surga bagi yang baik akhlaknya” (HR Abu Daud) “Aku tidak pernah berdialog dengan seseorang dengan tujuan aku lebih senang jika ia berpendapat salah” (Imam Syafii) “Kata – kata yang lemah dan beradab dapat melembutkan hati dan manusia yang keras” (Hamka) “Barangsiapa memperbanyak perkataan, maka akan jatuh dirinya. Barangsiapa jatuh dirinya, maka akan banyak dosanya. Barangsiapa banyak dosanya, maka nerakalah tempatnya” (Al Hadits) “Sedikit berbicara adalah sebuah hikmah yang amat besar. Oleh karena itu, hendaklah kalian banyak diam, karena banyak diam adalah satu ketenangan hidup dan satu faktor yang dapat meringankan dosa” (Al Hadits) “Bahagia sekali orang – orang yang menahan lidahnya daripada berkata – kata secara berlebih – lebihan dan mendermakan hartanya yang lebi...