Langsung ke konten utama

Postingan

KETIDAK MAMPUAN MENGGUNAKAN BAKAT

Albert Einsten berkata, “ Saya kira, saya hanya menggunakan 25% dari kemampuan intelektual saya dalam hidup saya.” Menurut William James, “Manusia hanya menggunakan 10-12% potensinya.” Bagian paling menyedihkan dalam hidup manusia adalah bahwa saat mereka mati masih banyak hal yang ingin dilakukan. Mereka tidak hidup ketika berada dibumi. Mereka menjadi berkarat, bukan susut karena sering dipakai. Saya lebih suka susut karena sering dipakai ketimbang berkarat. Kata-kata paling menyedihkan dalam hidup hidup adalah” Seharusnya saya sudah...” Menjadi berkarat jangan dicampuradukan dengan kesabaran. Kesabaran adalah keputusan sadar, bersifat aktif, mencakup ketekunan dan tekad. Ada seseorang bertanya kepada seorang tua,” Apakah beban hidup yang paling berat ?” Dia menjawab,” Beban hidup yang paling berat adalah ketika tidak ada beban yang harus dipikul.”

MEMBENTUK KEBIASAAN BAIK

Kebanyakan perilaku kita adalah kebiasaan. Perilaku muncul secara otomatis tanpa harus dipikirkan. Karakter adalah keseluruhan dan kebiasaan kita. Jika seseorang mempunyai kebiasaan positif, maka dia dianggap memiliki karakter positif. Seseorang dengan kebiasaan negatif memiliki karakter negatif. Kebiasaan jauh lebih kuat dari logika dan pertimbangan. Kebiaasan dimulai dari terlalu lemah untuk dirasakan, dan berakhir menjadi terlalu kuat untuk dihindari. Kebiasaan dapat terbentuk karena kegagalan atau tekad. Saya ingat semasa kecil, orang tua saya mengatakan, “Kamu seharusnya membentuk kebiasaan yang baik karena kebiasaan akan membentuk karakter.”

PERHATIAN

Suatu hari, seorang anak laki-laki berusia 10 tahun pergi ke sebua toko es krim, duduk disebuah meja dan bertanya kepada pelayan,”Berapa harga es krim horen? Pelayan menjawab,” Tujuh puluh lima sen.” Anak itu mulai menghitung uang di tangannya. Kemudian ia bertanya berapa harga es krim mangkuk kecil. Pelayan itu menjawab dengan tidak sabar,”Enam puluh lima sen.” Anak itu berkata,”Saya akan membeli es krim mangkuk kecil.” Dia memakan es krimnya, membayarnya, kemudian pulang. Ketika pelayan itu kembali untuk membereskan meja, dia terkesan. Di bawah mangkuk ada sepuluh uang logam satu sen sebagai uang tip. Anak kecil itu mempunyai perhatian kepada pelayan sebelum dia memesan es krimnya. Dia menunjukkan kepekaan dan kepedulian. Dia berpikir tentang orang lain sebelum memikirkan dirinya sendiri. Jika kita semua berpikir seperti anak kecil itu, maka kita akan memilikil lingkungan yang indah untuk hidup. Tunjukkan perhatian, kesopanan, dan kehalusan budi. Tunjukkan perhatian, kesopanan, dan ...