Langsung ke konten utama

ANUGERAH TERBESAR


Dari semua mahluk di dunia ini, manusia adalah mahluk yang paling lemah secara fisik.
Manusia tidak dapat terbang seperti burung, manusia dapat terbunuh oleh serangga kecil, manusia tidak dapat berlari secepat harimau, tidak dapat berenang seperti buaya, tidak dapat memanjat pohon seperti monyet, tidak memiliki mata seperti elang, juga tidak memiliki kuku dan gigi seperti kucing liar.
Secara fisik, manusia tak berdaya dan mudah diserang.

Tetapi alam cukup adil dan bermurah hati. Anugerah alam terbesar bagi manusia adalah kemampuan berpikir. Manusia dapat menciptakan lingkungannya sendiri, sementara binatang-binatang harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada.
Menyedihkan sekali, sangat sedikit orang yangmenggunakan secara maksimal anugerah terbesar ini-untuk kemampuan berpikir.

Hidup ini seperti kafetaria. Anda mengambil sendiri baki Anda, memilih sendiri makan yang Anda suka, dan membayarnya di bagian akhir. Anda bebas mengambil apa saja yang Anda inginkan. Selama Anda mampu membayar. Jika Anda menunggu untuk dilayani, maka Anda akan menunggu untuk selamanya. Seperti itu pula kehidupan. Anda menetapkan sendiri pilihan-pilihan dan membayar harganya.

“Ada dua type manusia yang gagal : Mereka yang bertindak tanpa berpikir dan mereka yang berpikir tanpa bertindak“

“Menjalani hidup tanpa menggunakan kemampuan berpikir adalah seperti menembak tanpa sasaran “

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEMBILAHAN JAMAN DULU

Soeharto Presidenku : "Presiden Yang Selalu Tersenyum dan Melambaikan Tangan"

Apakah Soeharto benar-benar tidak bisa dimaafkan atas segala dosanya? Apakah kita bangsa yang tidak beragama sehingga untuk memberi maaf kepada orang yang telah berperan besar dan berjasa dalam membangun Bangsa ini? Dimana rasa kemanusiaan kita? Soeharto Keep My President.

KUMPULAN KATA BIJAK ISLAM TENTANG UCAPAN & PERGAULAN

“Aku jamin rumah di dasar surga bagi yang menghindari berdebat sekalipun ia benar, dan aku jamin rumah di tengah surga bagi yang menghindari dusta walaupun dalam bercanda, aku jamin rumah di puncak surga bagi yang baik akhlaknya” (HR Abu Daud) “Aku tidak pernah berdialog dengan seseorang dengan tujuan aku lebih senang jika ia berpendapat salah” (Imam Syafii) “Kata – kata yang lemah dan beradab dapat melembutkan hati dan manusia yang keras” (Hamka) “Barangsiapa memperbanyak perkataan, maka akan jatuh dirinya. Barangsiapa jatuh dirinya, maka akan banyak dosanya. Barangsiapa banyak dosanya, maka nerakalah tempatnya” (Al Hadits) “Sedikit berbicara adalah sebuah hikmah yang amat besar. Oleh karena itu, hendaklah kalian banyak diam, karena banyak diam adalah satu ketenangan hidup dan satu faktor yang dapat meringankan dosa” (Al Hadits) “Bahagia sekali orang – orang yang menahan lidahnya daripada berkata – kata secara berlebih – lebihan dan mendermakan hartanya yang lebi...