Langsung ke konten utama

KREDIBILITAS

Apa Anda pernah mendengar kisah tentang Anak gembala yang beteriak karena ada serigala. Anak itu berteriak “ Tolong, tolong... ada serigala.”
Orang-orang desa mendengar teriakannya dan datang untuk menolongnya. Tetapi ketika mereka tiba di sana, mereka tidak melihat ada serigala dan anak itu menertawakan mereka.
Mereka pulang. Hari berikutnya, anak itu melakukan hal yang sama dan hal yang sama pula terjadi.
Kemudia suatu hari, ketika anak itu gembala sedang mengembalakan dombanya, ia sungguh-sungguh melihat serigala dan segera berteriak minta tolong. Orang-orang di desa mendengarnya tetapi tidak seorangpun yang datang untuk menolongnya. Mereka berpikir bahwa itu hanya tipu muslihat seperti biasanya dan merea tidak mempercayainya.

Anak gembala itu kehilangan dombanya karena dimakan serigala.

Apakah makna cerita ini ?
- Jika kita berbohong, maka kita akan kehilangan kredibilitas
- Jika kita kehilangan kredibilitas, bahkan ketika kita mengatakan kebenaran, tak seorangpun yang akan mempercayai kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEMBILAHAN JAMAN DULU

Soeharto Presidenku : "Presiden Yang Selalu Tersenyum dan Melambaikan Tangan"

Apakah Soeharto benar-benar tidak bisa dimaafkan atas segala dosanya? Apakah kita bangsa yang tidak beragama sehingga untuk memberi maaf kepada orang yang telah berperan besar dan berjasa dalam membangun Bangsa ini? Dimana rasa kemanusiaan kita? Soeharto Keep My President.

KUMPULAN KATA BIJAK ISLAM TENTANG UCAPAN & PERGAULAN

“Aku jamin rumah di dasar surga bagi yang menghindari berdebat sekalipun ia benar, dan aku jamin rumah di tengah surga bagi yang menghindari dusta walaupun dalam bercanda, aku jamin rumah di puncak surga bagi yang baik akhlaknya” (HR Abu Daud) “Aku tidak pernah berdialog dengan seseorang dengan tujuan aku lebih senang jika ia berpendapat salah” (Imam Syafii) “Kata – kata yang lemah dan beradab dapat melembutkan hati dan manusia yang keras” (Hamka) “Barangsiapa memperbanyak perkataan, maka akan jatuh dirinya. Barangsiapa jatuh dirinya, maka akan banyak dosanya. Barangsiapa banyak dosanya, maka nerakalah tempatnya” (Al Hadits) “Sedikit berbicara adalah sebuah hikmah yang amat besar. Oleh karena itu, hendaklah kalian banyak diam, karena banyak diam adalah satu ketenangan hidup dan satu faktor yang dapat meringankan dosa” (Al Hadits) “Bahagia sekali orang – orang yang menahan lidahnya daripada berkata – kata secara berlebih – lebihan dan mendermakan hartanya yang lebi...